Halaman

Rabu, 24 Oktober 2012

Waspada, Kepala yang Terbentur bisa Merubah Sifat

Sebuah penelitian menunjukkan trauma di kepala - biasanya karena pernah terbentur - memengaruhi susunan saraf dalam kepala. Hal ini bisa menyebabkan gangguan otak, orang yang awalnya baik bahkan bisa menjadi orang jahat.

 
nationalgeographic.co.id
Penelitian ini dilakukan di University of Exeter, yang sekaligus menguatkan penelitian lainnya oleh  Children's Commissioner for England. Dua hasil penelitian tadi menyingkap,  cedera yang terjadi selama proses pematangan otak bisa memicu konsekuensi sosial.

Prof Huw Williams dari University of Exeter menyebut trauma akibat cedera otak sebagai epidemi yang tersembunyi. Pemicunya banyak sekali meski sering terabaikan dan dianggap tidak serius, mulai dari jatuh saat olahraga hingga perkelahian maupun kecelakaan lalu lintas.
 
Kenyataannya, hal itu berhubungan erat dengan perilaku kriminal yang muncul ketika anak-anak tersebut tumbuh dewasa. Dari 200 narapidana di Inggris yang disurvei, sebagian besar atau tepatnya 60 persen punya riwayat cedera di kepala sewaktu muda.

Nah, jadi hati-hati menangani cedera kepala. Misalnya, bila ada teman yang pernah jatuh dari motor lalu cara berpikirnya kemudian jadi aneh, wah menurut Prof. Huw Williams, perlu diksrining dalam rangka mengurangi angka kriminalitas.

Fakta Unik Seputar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang Jarang Diketahui Umum

1. Soekarno Sakit Saat Proklamirkan Kemerdekaan

Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00 (2 jam sebelum pembacaan teks Proklamasi), ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini.

Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Saat itu, tepat di tengah-tengah bulan puasa Ramadhan.

"Pating greges", keluh Bung Karno setelah dibangunkan dr Soeharto, dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi.

Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah.

"Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!", ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih.

Setelah upacara yang singkat itu, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya; masih meriang. Tapi sebuah revolusi telah dimulai.


2. Upacara Proklamasi Kemerdekaan Dibuat Sangat Sederhana

Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor, dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara.

Bahkan konon katanya, katrol tiang bendera dibuat dari gelas bekas sahur Moh. Hatta. Tetapi itulah, kenyataan yang terjadi pada sebuah upacara sakral yang dinanti-nanti selama lebih dari 300 tahun!


3. Bendera dari Seprai

Bendera Pusaka Sang Merah Putih adalah bendera resmi pertama bagi RI. Tetapi dari apakah bendera sakral itu dibuat? Warna putihnya dari kain sprei tempat tidur dan warna merahnya dari kain tukang soto!


4. Akbar Tanjung Jadi Menteri Pertama "Orang Indonesia Asli"

Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar "orang Indonesia asli". Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945.

Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu.

"Orang Indonesia asli" pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan (1988-1993).


5. Kalimantan Dipimpin 3 Kepala Negara

Menurut Proklamasi 17 Agustus 1945, Kalimantan adalah bagian integral wilayah hukum Indonesia. Kenyataannya, pulau tersebut paling unik di dunia. Di pulau tersebut, ada 3 kepala negara yang memerintah!

Presiden Soeharto (memerintah 4 wilayah provinsi), PM Mahathir Mohamad (Sabah dan Serawak) serta Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei).


6. Setting Revolusi di Indonesia Diangkat ke Film

Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17 Agustus 1964, "Tahun Vivere Perilocoso" (Tahun yang Penuh Bahaya), telah dijadikan judul sebuah film - dalam bahasa Inggris; "The Year of Living Dangerously".

Film tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan Australia yg ditugaskan di Indonesia pada 1960-an, pada detik-detik menjelang peristiwa berdarah tahun 1965. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!


7. Naskah Asli Proklamasi Ditemukan di Tempat Sampah

Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak pernah dimiliki dan disimpan oleh Pemerintah!

Anehnya, naskah historis tersebut justru disimpan dengan baik oleh wartawan BM Diah. Diah menemukan draft proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus 1945 dini hari, setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.

Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.


8. Soekarno Memandikan Penumpang Pesawat dengan Air Seni

Rasa-rasanya di dunia ini, hanya the founding fathers Indonesia yang pernah mandi air seni. Saat pulang dari Dalat (Cipanasnya Saigon), Vietnam, 13 Agustus 1945, Soekarno bersama Bung Hatta, dr Radjiman Wedyodiningrat dan dr Soeharto (dokter pribadi Bung Karno) menumpang pesawat fighter bomber bermotor ganda.

Dalam perjalanan, Soekarno ingin sekali buang air kecil, tetapi tak ada tempat. Setelah dipikir, dicari jalan keluarnya untuk hasrat yang tak tertahan itu.

Melihat lubang-lubang kecil di dinding pesawat, di situlah Bung Karno melepaskan hajat kecilnya. Karena angin begitu kencang sekali, bersemburlah air seni itu dan membasahi semua penumpang.


9. Negatif Film Foto Kemerdekaan Disimpan di Bawah Pohon Berkat kebohongan

Peristiwa sakral Proklamasi 17 Agustus 1945 dapat didokumentasikan dan disaksikan oleh kita hingga kini. Saat tentara Jepang ingin merampas negatif foto yang mengabadikan peristiwa penting tersebut, Frans Mendoer, fotografer yang merekam detik-detik proklamasi, berbohong kepada mereka.

Dia bilang tak punya negatif itu dan sudah diserahkan kepada Barisan Pelopor, sebuah gerakan perjuangan.

Mendengar jawaban itu, Jepang pun marah besar. Padahal negatif film itu ditanam di bawah sebuah pohon di halaman Kantor harian Asia Raja.

Setelah Jepang pergi, negatif itu diafdruk dan dipublikasi secara luas hingga bisa dinikmati sampai sekarang. Bagaimana kalau Mendoer bersikap jujur pada Jepang?


10. Bung Hatta Berbohong Demi Proklamasi

Waktu masa revolusi, Bung Karno memerintahkan Bung Hatta untuk meminta bantuan senjata kepada Jawaharlal Nehru. Cara untuk pergi ke India pun dilakukan secara rahasia. Bung Hatta memakai paspor dengan nama "Abdullah", co-pilot.

Lalu beliau berangkat dengan pesawat yang dikemudikan Biju Patnaik, seorang industrialis yang kemudian menjadi menteri pada kabinet PM Morarji Desai.

Bung Hatta diperlakukan sangat hormat oleh Nehru dan diajak bertemu Mahatma Gandhi. Nehru adalah kawan lama Hatta sejak 1920-an dan Gandhi mengetahui perjuangan Hatta.

Setelah pertemuan, Gandhi diberi tahu oleh Nehru bahwa "Abdullah" itu adalah Mohammad hatta. Apa reaksi Gandhi? Dia marah besar kepada Nehru, karena tidak diberi tahu yang sebenarnya."You are a liar!" ujar tokoh kharismatik itu kepada Nehru.

Dari Buruh Pabrik Kini Jadi Wanita Terkaya Dunia

Pernah dengar nama Zhang Xin? Ia adalah wanita sukses yang sempat dimuat majalah Forbes sebagai satu dari 10 perempuan miliarder dunia dengan kekayaan yang diperoleh dari hasil keringat sendiri, bukah warisan atau hibah. Kabarnya, kekayaan Zhang Xin mencapai US$2 miliar atau sekitar Rp18 triliun.

Siapa Zhang Xin dan bagaimana ia menjadi sukses seperti sekarang?
 sosok.kompasiana.com
Zhang Xin saat kecil hidup bersama orang tuanya yang sangat sederhana. Tinggal di lantai lima rumah susun di Beijing. Sudah biasa makan nasi ransum dengan mangkuk besi bersama anak-anak pekerja keras China yang lain.

Saat remaja, ia sempat menjadi buruh pabrik di Hong Kong. Bekerja 12 jam dengan shift. Saat kerja inilah, sedikit demi sedikit, Zhang bisa mengumpulkan uang. Akhirnya saat mencapai usia 20, ia nekad hijrah ke Inggris. Kebetulan mendapat beasiswa di Sussex. Dari sini, Zhang melanjutkan kuliah di Cambridge ntuk menyelesaikan gelar master.Pada usia 27 tahun, Zhang berhasil menyelesaikan studi S2 di bidang Development Economics dari Cambridge University.

Akhirnya Zhang mendapatkan pekerjaan di  perusahaan internasional Goldman Sachs and Travelers Group, membangun karirnya dalam investment banking. Dari sinilah kisah kesuksesan Zhang pelan-pelan mulai diraih. Ia bermain di bisnis properti.

Pada 1994 ia kembali ke China, tergoda seperti ekspatriat lainnya yang terpikat oleh tawaran zona ekonomi khusus dan reformasi ekonomi. Seorang teman menyarankan Zhang memulai bisnis properti. Pan Shiyi namanya. Dia yang datang dari keluarga lebih miskin dari Zhang, memandang masa depan bisnis properti sangat bagus.

Empat hari kemudian, Pan mengusulkan semua ide kepada perempuan itu. Lalu mereka mendirikan SOHO. Bersama Pan yang kemudian menjadi suaminya, Zhang memulai bisnisnya pada 2007. Perusahaan ini sempat kolaps dengan utang US$1,65 miliar, namun kemudian sedikit demi sedikit utangnya bisa direstrukturisasi.
 
forbes.com
Di bawah bendera SOHO, Zhang berhasil membangun kerajaan bisnis properti bersama suaminya. Dia berhasil mengubah cakrawala dari rumah beton kotor yang ia tinggali hingga 1970, menjadi gedung yang indah dan futuristik. “Pembangunan ini bertahap dan begitu lama,” kata dia kepada The Sunday Telegraph.

“Saya teringat ketika kami sedang berjuang membayar gaji dan tagihan. Bagaimana pun perusahaan harus terus bergerak meskipun dengan utang. Dengan kontrol biaya yang ketat, kami pun secara bertahap bisa mendapat keuntungan.”

 
Bagaimana Bisa Tetap Sukses?

Kerja keras dan cerdas jadi faktor meraih sukses, seperti dituturkan dari kisah Zhang di atas. Namun, ada lagi yang  penting. Yakni:
1. Pengusaha yang baik berarti tetap memenuhi janji terhadap klien atau rekan bisnis, tanpa berniat berdusta untuk keuntungan pribadi.

2.  Selain itu, ia juga berusaha tetap hidup sederhana tanpa perlu menjadi glamour yang menghamburk-hamburkan harta.

Meski telah sukses, dia tidak mau memamerkan kekayaannya. Penampilannya sangat sederhana. Bila menggunakan make up, tidak begitu kentara. Begitu juga dengan perhiasan, juga tidak berlebih.pakaian sederhana, kegiatan akhir minggu untuk keluarga dan masih bepergian dengan penerbangan kelas bisnis.
 
forbes.com
Ditanya mobil apa yang dia pakai, dia ragu-ragu. Namun akhirnya menjawab. “Oh, itu Lexus. Saya tidak tahu modelnya.” Bahkan dengan triliunan rupiah kekayaan yang ia punya, Zhang tetap mempertahankan sikap hemat. Bila menggunakan pesawat, dia akan menolak menggunakan kelas satu. Padahal bagi dia, sangat mudah terbang ke mana pun dengan tiket paling mahal sekali pun.

“Ini bukan soal keterjangkauan, ini tentang hati nurani. Kelas bisnis ini sudah cukup nyaman," tutup Zhang.

Rabu, 17 Oktober 2012

MOBIL YANG TERINSPIRASI INDONESIA



Kekayaan alam Indonesia semakin memukau banyak orang, baik dari bangsa sendiri maupun manca negara. Kedahsayatannya menimbulkan banyak inspirasi, termasuk bagi perancang di dunia otomotif. Hasilnya, banyak mobil baru yang lahir karena Indonesia.

Di ajang Indonesia 20th International Motor Show (IIMS) terpampang sebuah Jeep dari produsen Wrangler Sport, dan dinamai Jeep Mountain. Kendaraan ini dibuat karena terinspirasi dengan Puncak Jaya Wijaya di Papua. Jika diperhatikan dengan seksama, di bawah grafir "MOUNTAIN" menunjukkan koordinat garis lintang dan garis bujur Pegunungan Jaya Wijaya.

autoblog.com
douglaserogers.com
"Makna penghormatan untuk Indonesia semakin kuat ketika peta NKRI juga tergrafir di decal berikut lambang target Pulau Papua," papar Rieva Muchsin, Chief Marketing Officer PT Garansindo Inter Global, perusahaan pemegang merek Jeep, Chrysler, dan Dodge di Indonesia seperti dikutip dari Seputar Indonesia.

 Jeep Wrangler Bromo / otosmart.net
Jeep juga pernah merilis Jeep Bromo pada Desember 2011 silam, yang menandakan alam di Indonesia jadi sumber ide yang tak pernah habis. Selain Jeep, Gunung Bromo pun menginspirasi BMW 760Li Individual Bromo. Mobil ini didesain oleh perancang asal Indonesia, Didit Hadiprasetyo.

 BMW 760Li/gotbroken.com
Produsen Porsche juga ikut membuat produk baru mengambil nama raja hutan, yakni Porsche Macan. Dan yang terakhir, Lamborghini meluncurkan concept car yang terinspirasi pada karapan sapi di Madura, hingga jadilah produk baru: Lamborghini Madura Concept. 

Lamborghini Madura Concept / roadstarcar.blogspot.com, automotto.com
Mobil ini merupakan kendaraan hybrid yang dirancang oleh mahasiswa dari Munich University di jurusan sains bernama Slavche Tanevsky. 
Bangga jadi orang Indonesia, kan?

Rabu, 03 Oktober 2012

GURUN PASIR DITENGAH PEGUNUNGAN SALJU


Pemandangan yang sangat aneh terlihat di sebuah Pegunungan Siberia yang mempunyai suhu sangat dingin. Di antara pegunungan yang menjulang tinggi berkarpet salju, terdapat daerah gurun pasir dengan warna kuning yang khas.

Berjarak sekitar 40 km dari Gunung Kodar, kawasan Trans-Baikal, Pegunungan Siberia, Rusia, terdapat pemandangan tidak biasa. Gurun pasir seluas 37 km2 menjadi potret gambaran permukaan bumi yang sangat aneh. Di antara putihnya salju yang menutupi pegunungan sekitar, ternyata masih terdapat sebuah gurun pasir. Gurun Pasir Chara merupakan salah satu daya tarik yang cukup kuat bagi wisatawan internasional, khususnya pecinta travelling.

Banyak para pendaki gunung yang ingin melihat sendiri keanehan alam ini. Bukit pasir setinggi 15-30 meter membentang sepanjang sungai es yang terdapat di dasar pegunungan. Gurun pasir Chara terlihat mirip sekali dengan padang pasir yang ada di Mesir.

Anda bisa coba menjejakkan kaki di sini untuk merasakan sendiri bahwa padang ini benar-benar diisi pasir. Sejauh mata memandang, hanya warna coklat muda khas pasir yang akan terlihat. Sesaat Anda akan merasa sedang berada di Timur Tengah, minus gerombolan unta dan pohon-pohon kaktus.




Gurun pasir Chara ini diduga terbentuk sekitar 50 atau 100 tahun yang lalu, seperti dikutip dari Amusing Planet. Dataran segitiga yang ada di depan Gunung Sakukan terkikis oleh angin dan cuaca. Kikisan tersebut menghasilkan daerah perbukitan kecil dan juga padang pasir.






Gurun ini juga terkadang tertutup salju, terutama saat musim dingin. Namun, salju tersebut tidak pernah bertahan lama di sana. Selesai musim dingin, gurun pasir Chara kembali mempesona dengan menjadi sebuah daerah yang dipenuhi pasir diantara pegunungan salju dan siap memuaskan rasa penasaran para wisatawan Internasional.

 LUAS INDONESIA DI AWAL KEMERDEKAAN

Semua orang di negara ini tahu hari ini adalah tanggal kemerdekaan Indonesia. Dari ujung Barat hingga Timur.  Sejak paska Orde Lama hingga runtuhnya rezim Soeharto, negara dengan 27 propinsi kini memekarkan diri hingga 33 propinsi. Pertanyaannya, berapa propinsi dan seluas apa negara kita saat awal-awal merdeka?
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melantik Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pertama. Kemudian dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai parlemen sementara.
Dalam menjalankan pemerintahan pada awal kemerdekaan presiden Soekarno dengan persetujuan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) membentuk 8 provinsi di Indonesia. Berikut ini 8 provinsi yang disepakati pada awal kemerdekaan Indonesia beserta nama gubernurnya:


 8 Provinsi Pada Awal Kemerdekaan Republik Indonesia
No.Nama ProvinsiNama Gubernur
1SumateraTeuku Mohammad Hasaan
2Jawa BaratSutardjo Kartohadikusumo
3Jawa TengahR. Panji Surono
4Jawa TimurR.M. Suryo
5Sunda Kecil (Nusa Tenggara)Mr. I. Gusti Ketut Puja
6MalukuMr. J. Latuharhary
7SulawesiR. G.S.S.J. Ratulangi
8KalimantanIr. Pangeran Mohammad Noor
Adapun pembagian wilayah 8 provinsi tersebut adalah seperti gambar di bawah ini:
Peta Provinsi di Indonesia Pada Tahun 1945
Dari peta di atas, bisa kita bayangkan betapa luasnya wilayah tanggung jawab Gubernur Teuku Mohammad Hasaan, Ir. Pangeran Mohammad Noor, R. G.S.S.J. Ratulangi, dan Mr. J. Latuharhary. Namun, mereka telah membuktikan menjadi pemimpin yang amanah demi membesarkan "bayi" yang baru lahir, Indonesia Raya.